Kegempaan Gunung Agung Terus Menurun

KARANGASEM, KRJOGJA.com – Aktivitas kegempaan Gunung Agung menurun. Bila dilihat dari jenis kegempaanya. Saat ini tidak ada lagi gempa terasa.

Berdasarkan laporan I Dewa Made Merthe Yasa, dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG Pos Pengamatan Gunung Agung menyatakan, pada periode pengamatan hari ini Rabu (4/10) sekira pukul 06.00 Wita hingga 12.00 Wita terjadi 184 kali. Sedangkan gempa yang terjadi pada pengamatan pada pukul 00.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita terjadi 205 gempa.

Dia menjelaskan, enam jam terkahir ini terjadi gempa Vulkanik Dangkal sebanyak 59 kali, Vulkanik Dalam ada 111 kali, Tektonik Lokal sebanyak 14 kali gempa. "Enam jam terakhir ini tidak ada gempa terasa. Meskipun begitu tingkat aktivitas Gunung Agung masih tinggi," jelasnya.

Secara meterologi cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 22-29 °C dan kelembaban udara 76-90 persen. Secara visual gunung kabut 0-I hingga kabut 0-III. Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 50 meter di atas kawah puncak.

Dia menerangkan, secara rekomendasi masih sama, masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki, pengunjun, wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 9 km dari Kawah Puncak Gunung Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara-Timurlaut dan Tenggara-Selatan-Baratdaya sejauh 12 km. (*)

BERITA REKOMENDASI