Kejagung Limpahkan Djoko Tjandra ke Kejari Jakarta Pusat

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Jaksa Penuntut Umum pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) melimpahkan dua tersangka dugaan suap pengurusan proyek pembebasan terpidana Djoko Soegiarto Tjandra melalui fatwa Mahkamah Agung (MA) ke Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat.

Dalam perkara ini, penyidik melimpahkan dua tersangka atas nama Djoko Tjandra yang diduga merupakan pemberi suap dan Andi Irfan Jaya yang diduga sebagai perantara suap. “Hari ini, tim jaksa penuntut umum telah menyerahkan para tersangka dan barang bukti dalam perkara tindak pidana korupsi gratifikasi pengurusan fatwa Mahkamah Agung RI,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum), Hari Setiyono.

Hari menuturkan bahwa dalam perkara ini, Andi Irfan Jaya dituduhkan melakukan atau turut serta dalam membantu Jaksa Pinangki Sirna Malasari untuk melakukan pemufakatan jahat dan menerima hadiah dari Djoko Tjandra. Adapun, uang yang diberikan kepada Pinangki adalah sebesar 500 US$ dari Djoko Tjandra yang kala itu merupakan seorang buronan, sekaligus terpidana di kasus korupsi hak tagih (Cessie) Bank Bali.

“Pelimpahan dilaksanakan di kantor Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat mengingat ketentuan pasal 84 KUHAP, serta mengingat locus dan tempus delictie,” ujar dia. (*)

BERITA REKOMENDASI