Kelompok Radikal Rekrut Anggota Ditengah Corona

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komisaris Jenderal Boy Rafli Amar mengatakan kelompok radikal masih tetap aktif melakukan perekrutan anggota di tengah pandemi virus corona (Covid-19). Menurutnya, perekrutan itu dilakukan baik secara online ataupun offline.

“Kelompok radikal masih aktif melaksanakan aksinya melalui propaganda perekrutan, baik secara online maupun offline selama masa pandemi Covid-19,” kata Boy.

Namun begitu, mantan Kapolda Papua itu tidak menjelaskan lebih detail soal kelompok radikal yang ia maksud. Boy kemudian menyampaikan bahwa sebanyak 84 orang ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terkait dengan jaringan terorisme dalam rentang waktu Januari hingga Juni 2020.

Menurutnya, mayoritas dari mereka yang ditetapkan sebagai tersangka itu telah merencanakan sejumlah aksi terorisme.

“Ada 84 tersangka terkait dengan masalah jaringan kelompok teror yang selama ini dalam pengawasan, dalam penyelidikan aparat penegak hukum. Mereka umumnya adalah merencanakan berbagai aksi-aksi, termasuk aksi-aksi serangan teror yang berhasil digagalkan,” tutur Boy.

Lebih lanjut, Boy berkata bahwa BNPT akan terus berupaya untuk melawan penyebaran radikalisme melalui sistem online alias daring. Menurutnya, penyalahgunaan dunia maya untuk penyebarluasan radikalisme cukup tinggi. (*)

BERITA REKOMENDASI