Kemarau Basah, Pembakar Lahan Tetap Beraksi

PEKANBARU (KRjogja.com) – Cuaca di Riau kembali panas membuat lahan serta hutan mengering kembali. Kondisi ini dimanfaatkan penjahat lingkungan untuk merambah hutan, membakar dan menjadikannya sebagai lahan perkebunan.

Para pembakar seolah tak jera beraksi dan 'mengepulkan' asap di Bumi Lancang Kuning, meski bahaya polusi udara mengancam jutaan warga di Provinsi Riau dan sekitarnya.

Berdasarkan pantauan Satgas Udara Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau, titik-titik api baru muncul dalam dua hari belakangan. Bahkan lahan perkebunan di Desa Tasik Serai, Kabupaten Bengkalis, sudah beberapa hari menyala.

"Kemarin lahan di Tasik Serai terbakar dan sudah berusaha dipadamkan. Pantauan pada pagi tadi, areal kebakaran meluas berdasarkan pesawat pemantau titik api," kata Kadis Operasional Lanud Roesmin Nurjandin Kolonel Yani Amarullah, dalam keterangnnya Minggu (7/8/2016).(*)

BERITA REKOMENDASI