Kembangkan SMK, Kemendikbud Ajak Industri Reviu Kurikulum

JAKARTA, KRJOGJA.com – Guna mengembangkan kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berbasis link and match dengan industri, Pusat Kurikulum dan Perbukuan (Puskurbuk), Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengundang 59 industri untuk melaksanakan reviu capaian pembelajaran kurikulum SMK.

Beberapa industri yang terlibat dalam reviu kurikulum ini antara lain PT Waskita Karya, PT Astra Internasional Tbk, ASPERINDO, PT IKI, PLN, PT Telkom, Djarum Foundation, dan PT. Bank Muamalat Indonesia.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Kemendikbud, Wikan Sakarinto, menegaskan kepada kepala SMK bahwa kurikulum SMK harus siap setiap saat diintervensi oleh industri. “Inilah kurikulum yang ingin kita ciptakan bersama. Semoga dalam konteks input, proses _output_ dan _outcome_ ini benar-benar sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri,” ujar Wikan Sakarinto dalam sambutannya di Jakarta.

BERITA REKOMENDASI