Kemdikbud-BKKB Masukkan Materi Kespro di Sekolah.

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Pendidikan  dan Kebudayaan bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN),sepakat memasukkan materi kesehatan reproduksi di sekolah-sekolah.

Kepala BKKBN Hasto Wardoyo

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasto menyatakan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, BKKBN mengemban tugas untuk mempersiapkan generasi yang unggul dari hulu, dalam hal ini melalui keluarga berencana yakni merencanakan berkeluarga.

Saat ini generasi sekarang tidak berkualitas salah satunya karena keluarga tidak mempersiapkan dalam proses reproduksinya sehingga ada stunting, kematian ibu dan bayi tinggi. Untuk menciptakan generasi yang berkualitas maka keluarga harus mempersiapkan sejak dini," ucapnya.

Dengan Kemendikbud Hasto berharap dapat bekerjasama untuk memasukan pemahaman tentang kesehatan reproduksi, kependudukan, penyiapan membentuk keluarga ke dalam materi pembelajaran di sekolah.

"Karena 80% lebih mereka membentuk rumah tangga atau menyiapkan kehidupan rumah tangga dan menikah sebelum kuliah atau memang tidak kuliah," imbuh Hasto.

Pada kesempatan itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyampaikan, untuk memasukan materi kesehatan reproduksi dalam kurikulum mungkin akan memakan waktu yang lama,karena harus menunggu struktur kurikulum yang baru dan membutuhkan persiapan matang.

"Saya harap BKKBN segera menyiapkan materi-materi terkait kespro yang benar-benar penting sehingga mudah di pahami guru dan murid, siapkan saja materi-materi yang akan masuk dalam kurikulum," pungkas Nadiem.

Di tempat terpisah Sekretaris Utama BKKBN Nofrijal mengatakan pihaknya (BKKBN)tengah mempersiapkan  memasukan materi pendidikan kesehatan reproduksi dalam kurikulum nasional.

"Sementara sedang dilakukan restrukturisasi kurikulum nasional, yang paling mungkin itu adalah integrasi dengan kurikulum pendidikan olahraga dan kesehatan jasmani (Penkesro)," kata Nofrijal .

Nofrijal belum menyebut di tingkat sekolah mana saja materi Penkesro akan diberikan. Namun begitu, materi tersebut akan mencakup segala aspek, mulai dari aspek medis hingga nonmedis.(ati)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI