Kemdikbud Perkuat Sistem ijon siswa SMK, Begini Maksudnya

JAKARTA, KRJOGA.com – Kemdikbud Perkuat Sistem ijon siswa SMK, didorong agar terwujud selaras dengan beberapa strategi dasar Link and Match. Dalam hal ini pemerintah provinsi Jawa Tengah menjalin kerja sama dengan Kawasan Industri Kendal (KIK), salah satunya mengembangkan sistem ijon bagi siswa SMK/Vokasi.

Sistem ijon yang didorong agar terwujud di KIK sangat selaras dengan beberapa strategi dasar Link and Match, yang dilakukan bersama oleh satuan pendidikan vokasi dengan IDUKA,”ujar Dirjen Vokasi (Diksi) Kemdikbud Wikan Sakarinto , di Jakarta Senin (14/9). Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Presiden Direktur Kawasan Industri Kendal (KIK) dilaksanakan 8 September 2020, di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kota Semarang.

Lingkup Kesepahaman Bersama ini meliputi penyelarasan kurikulum SMK yang link and match dengan kebutuhan industri, pemagangan guru dan praktik kerja lapangan peserta didik, pengembangan kelas industri, sertifikasi kompetensi lulusan SMK dan rekruitmen tenaga kerja lulusan SMK pada industri. Jangka waktu kerjasama selama 5 tahun.

Perjanjian kerjasama yang disaksikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Presdir KIK Kendal Stanley Ang ini selanjutnya akan segera dilaksanakan dengan implementasi Action Plan antara masing-masing perusahaan dengan sekolah menengah kejuruan yang menjadi mitra kerjanya agar pada tahun ini semua lingkup kerjasama sudah dapat terlaksana.

BERITA REKOMENDASI