Kemenag Akui Penularan Covid-19 di Pesantren Masih Terjadi 

JAKARTA, KR JOGJA.com – Penularan Covid 19 di pesantren masih terjadi sehingga Kementerian Agama (Kemenag) melakukan berbagai langkah meminimalisir penyebaran Covid-19 di pondok pesantren.

Demikian disampaikan Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghafur,di Jakarta. Hal ini dilakukan setelah adanya kasus santri atau kiai terinfeksi virus Corona.

Menurutnya keterbatasan jaringan dan kuota internet ditambah santri berasal dari berbagai daerah yang tentu tidak sama dengan lingkungan sekolah biasa. “Jadi tidak mungkin kegiatan pembelajaran daring dapat diterapkan secara merata,” kata Waryono .

Tantangan terbesar di pesantren adalah physical distancing. Sebab, kamar santri selama ini dihuni beberapa orang. Karena itu mereka terus didorong untuk disiplin memakai masker.

“Ini merupakan tugas berat. Walaupun kiai sudah sering kali mengingatkan untuk menerapkan 3M. Bahkan, tradisi makan bersama sudah ditiadakan walaupun sebelum pandemi tradisi tersebut menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujar Waryono. (Ati)

Oleh karena itu Wahyono mengapresiasi pondok pesantren yang terus melakukan berbagai pembenahan dalam rangka upaya mitigasi persebaran Covid-19. Penerapan protokol kesehatan pun telah diperketat.

Kemenag juga telah memberikan bantuan melalui bantuan operasional pesantren (BOP) untuk menyediakanKemenag Akui Penularan Covid-19 di Pesantren Masih Terjadi. Tetapiketerbatasan jaringan dan kuota internet ditambah santri berasal dari berbagai daerah yang tentu tidak sama dengan lingkungan sekolah biasa.

“Jadi tidak mungkin kegiatan pembelajaran daring dapat diterapkan secara merata,” kata Waryono .

“Ini merupakan tugas berat. Walaupun kiai sudah sering kali mengingatkan untuk menerapkan 3M. Bahkan, tradisi makan bersama sudah ditiadakan walaupun sebelum pandemi tradisi tersebut menjadi kebiasaan sehari-hari,” ujar Waryono.

 

Oleh karena itu Wahyono mengapresiasi pondok pesantren yang terus melakukan berbagai pembenahan dalam rangka upaya mitigasi persebaran Covid-19. Penerapan protokol kesehatan pun telah diperketat.

 

Kemenag juga telah memberikan bantuan melalui bantuan operasional pesantren (BOP) untuk menyediakan fasilitas dan alat alat pencegahan penyebaran Covid-19. “Kemenag telah memberikan bantuan melalui BOP untuk penanganan Covid-19. Dana bantuan ini digunakan untuk menyediakan wastafel dan hand sanitizer. Pesantren juga terus berbenah untuk meminimalisir penyebaran,” terangnya.(ati)

 

BERITA REKOMENDASI