Kemenag Siapkan Protokol Kesehatan bagi Para Santri

“Sajadah juga upayakan bawa sendiri. Di perjalanan juga, kami sarankan menggunakan kendaraan pribadi. Nantinya pengantar juga diminta untuk tidak masuk hingga asrama,” ujar Kamaruddin.

Begitu juga ketika sampai di pondok pesantren, santri kembali harus menjalani tes Polymerase Chain Reaction (PCR) atau pun rapid test. Selama belum keluar hasil negatif, santri diminta melakukan isolasi mandiri pada tempat yang disediakan pondok pesantren.

“Selebihnya tidak bersalaman, menjaga jarak saat berinteraksi termasuk saat salat,” lanjutnya.

Selama aktivitas di pesantren pun santri diingatkan untuk selalu menggunakan masker, sering cuci tangan pakai sabun dan selalu menyiapkan hand sanitizer. Vitamin yang dibawa dari rumah harus dikonsumsi rutin untuk menjaga imunitas tubuh.

“Yang paling penting tidak keluar lingkungan pondok, kecuali untuk kepentingan khusus dengan persetujuan pengasuh. Pun wali santri atau keluarga sejak pengantaran tidak boleh menjenguk ketika tidak terpaksa,” lanjut Kamarudin.

 

BERITA REKOMENDASI