Kemendagri Terima Ribuan Aduan E-KTP

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Jumlah pengaduan dan konsultasi masyarakat mengenai kartu tanda penduduk (KTP) elektronik cukup signifikan. Pengaduan yang diterima sampai dengan saat ini sudah di atas 6 ribu pengaduan. Itu sebabnya, masyarakat yang menyampaikan pengaduan harus antri mendapat tanggapan dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

"Kita bisa tanggapi sehari sampai 3 ribuan baik untuk penyelesaian KTP elektronik, akta lahir, akta nikah, dan konsultasi. Kita upayakan semua kita tanggapi. Namun harus antri karena sampai dengan saat ini sudah di atas 6 ribuan pesan lewat whatsapp yang masuk," kata Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di Jakarta, Kamis (08/09/2016).

Dia mengatakan, setelah melihat animo konsultasi dan pengaduan yang sangat tinggi melalui pesan singkat itu, Ditjen Dukcapil akan menambah jalur pelayanan. Zudan akan membuka lagi call cantre khusus konsultasi dan pengaduan di luar call centre untuk jaringan dan data centre yang sudah ada.

Sebelumnya, Ditjen Dukcapil telah membuka layanan pengaduan dan konsultasi tentang KTP elektronik. Layanan ini dibukanya memudahkan masyarakat mengurus KTP elektronik yang ditargetkan rampung 30 September 2016. (*)

BERITA REKOMENDASI