Kemendikbud Didorong Evaluasi Pembelajaran Jarak Jauh

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ketua Dewan Pengawas Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Listyarti mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait pembelajaran jarak jauh (PJJ) fase kedua.

“Kami menilai Kemendikbud bersama Dinas-dinas Pendidikan perlu melakukan evaluasi dari PJJ fase kedua ini, mulai dari perencanaan, implementasi dan perlu mengambil sampel tidak hanya pada sekolah dan guru, tapi juga dari orangtua dan anak, sebagai pengguna pelayanan PJJ,” kata Retno dalam konferensi pers virtual FSGI yang dipantau dari Jakarta, Minggu (4/10).

Menurut Retno, yang juga menjabat sebagai Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Kemendikbud juga perlu melakukan sosialisasi dan diseminasi secara masif tentang panduan PJJ sebagaimana yang tertuang dalam Surat Edaran Sekjen Kemendikbud Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19.

Hal itu harus dilakukan agar aturan tersebut dipahami oleh seluruh Dinas Pendidikan, sekolah dan guru. Selain itu, sebagai Dewan FSGI, ia merekomendasikan agar Kemendikbud mendorong Dinas Pendidikan di daerah untuk menerapkan kurikulum khusus atau Kurikulum 2013 yang disederhanakan.

BERITA REKOMENDASI