Kemendikbud Kirim 1.200 Guru ke Luar Negeri, Ini Maksudnya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Sebanyak 1200 guru akan dikirim Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ke luar negri untuk mendapatkan pelatihan selama tiga minggu.
    
"Mereka ini akan dikirim ke sejumlah negara untuk meningkatkan kompetensinya. Durasinya paling sedikit tiga minggu di luar negeri," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy usai melepas 1.200 guru ke luar negeri di Jakarta, Rabu.(27/12 2019) malam.
     
Menteri menjelaskan pendanaan dari guru-guru tersebut berasal dari dana Lembaga Pengelola dana Pendidikan (LPDP) dan Kemendikbud. Para guru tersebut belajar mengenai pedagogik di sejumlah negara sepertiFinlandia, Korea, Jerman, Jepang, Prancis, Singapura, China, Rumania, dan Hong Kong. "Kami kirim guru-guru ini ke luar negeri, agar wawasannya lebih terbuka," kata dia lagi.
    
Para guru yang akan ke luar negeri itu, merupakan guru-guru berprestasi. Pihak Kemendikbud juga melihat rekam jejak para guru. Muhadjir menyebutkan Kemendikbud berencana mengirim guru ke luar negeri hingga tiga kali dalam setahun.
   
Sementara itu, Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Supriano mengatakan para guru tersebut akan berangkat bulan depan. Kemendikbud saat ini fokus pada pengembangan sumber daya manusia.
   
Supriano juga mengatakan proses pendidikan yang baik hanya dapat tercipta jika gurunya juga memiliki kualitas baik pula.
   
Seorang guru SMP Naskat Maria Mediatrix Ambon, Jufianne, merasa senang bisa berangkat ke luar negeri. Ia dan rekannya yakni Syahruni Ningsih (guru SMPN 1 Malunda, Majene) akan berangkat ke China. "Selama tiga minggu kami akan belajar mengenai kemampuan berpikir tingkat tinggi atau HOTS dan juga pendidikan sains, teknologi, teknik, dan matematika," kata Jufianne. (Ati)

 

BERITA REKOMENDASI