Kemenhub Evaluasi Bandara Berstatus Internasional

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan mengevaluasi sejumlah bandara berstatus internasional. Pasalnya bandara-bandara tersebut hingga saat ini belum juga melayani maskapai penerbangan berjadwal dengan rute internasional.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, saat ini ada 28 bandara di Indonesia yang memiliki status internasional. Namun dalam kenyataannya, ada sejumlah bandara tersebut hanya melayani penerbangan domestik dan belum memiliki penerbangan internasional.

"Untuk bandara internasional yang tidak diterbangi rute internasional akan dievaluasi lagi. Hanya yang memiliki potensi yang dipertahankan," kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso, di Jakarta, Kamis (07/09/2017). 

Menurut Agus, sejumlah bandara berstatus internasional yang akan dievaluasi, diantaranya Bandara Hanandjoedin di Belitung. "Status internasional dikeluarkan sejak 10 bulan lalu, tapi sampai sekarang tidak ada penerbangan dari dan ke luar negeri," jelasnya.

Agus mengungkapkan, agar kasus seperti Bandara di Belitung tidak terulang lagi, saat ini pihaknya telah menerapkan aturan baru, dimana jika bandara yang diusulkan berubah status menjadi bandara internasional harus memiliki penerbangan dari dan ke luar negeri terlebih dahulu. "Jadi kami beri batasan, dalam 6 bulan harus ada penerbangan terjadwal yang datang dan pergi keluar negeri," tegasnya.

Peraturan baru mengenai penerapan status bandara internasional ini, lanjut Agus, akan diterapkan ke Bandara Silangit. Saat ini bandara yang berlokasi di Sumatera Utara itu diusulkan berstatus internasional, dalam upaya mendukung pengembangan wisata di Danau Toba. (Imd)

BERITA REKOMENDASI