Kemenhub Gelar Ramp Check untuk Jamin Keselamatan Penerbangan

JAKARTA.KRJOGJA.com – Jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub telah melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana transportasi udara (ramp check), menjelang liburan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan transportasi udara selama periode peak season akhir tahun tersebut.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Agus Santoso memimpin langsung ramp check di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang. Ramp check dimulai dari X-ray di terminal bandara hingga pesawat Garuda Indonesia GA 816 tujuan Jakarta – Kuala Lumpur di apron.

"Kami sudah ramp check 446 pesawat dalam 2 bulan terakhir, hasilnya tidak ada temuan yang mayor, hanya minor (kecil) saja dan sudah diminta untuk dilakukan langkah perbaikan. Hari ini  kami mengulang lagi validasi-nya untuk memperkuat jaminan keselamatan penerbangan," jelas Agus Santoso, di sela-sela pelaksanaan ramp check, Selasa (19/12/2017).

Selain melakukan rampcheck, jajaran Ditjen Hubud juga akan melakukan pengawasan selama 22 hari mulai tanggal 18 Desember 2017 hingga 8Januari 2018. Pengawasan tersebut akan dilakukan di 35 bandara, antara lain di Jakarta, Medan, Denpasar, Banda Aceh, Yogyakarta dan Surabaya.

Di setiap bandara di kota tersebut juga akan didirikan Posko Natal dan Tahun Baru. Selain berfungsi sebagai tempat pengawasan dan koordinasi petugas, posko juga disediakan bagi para penumpang yang memerlukan pertolongan terkait penerbangan. Diharapkan masyarakat memanfaatkan posko tersebut jika memerlukan pertolongan atau sedang mengalami masalah.

Agus mengatakan, puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 22 dan 23 Desember 2017. Sedangkan arus balik puncaknya terjadi pada tanggal 1 dan 7 Januari 2018.

Agus juga menambahkan, untuk musim libur Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 ini diprediksi jumlah penumpang pesawat udara naik sebesar 5,2%, yaitu menjadi 7.238.602 penumpang di banding tahun 2016 lalu yang sebesar 6.880.800 penumpang. 

Untuk penerbangan domestik, diperkirakan pertumbuhan penumpangnya mencapai 4,09% yaitu dari 5.885.323 penumpang tahun 2016 menjadi 6.126.308 penumpang di tahun 2017. Sedangkan penumpang internasional diprediksi naik 11,73% yaitu dari 995.477 penumpang di tahun 2016 menjadi 1.112.294 di tahun ini.

Meski ada pertumbuhan jumlah penumpang, namun masyarakat tidak perlu khawatir kehabisan tiket penerbangan. Pasalnya, jumlah kursi pesawat yang disediakan maskapai penerbangan melebihi dari prediksi pertumbuhan jumlah penumpang. Untuk penerbangan domestik, kursi pesawat yang disediakan mencapai  8.104.756 kursi dan penerbangan internasional menyediakan 1.497.268 kursi. (Imd)

BERITA REKOMENDASI