Kemenhub Gelar Uji Petik Kapal di Pelabuhan Merak

BANTEN.KRJOGJA.com -Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kemenhub mengintensifkan pemeriksaan kelaiklautan (uji petik) semua kapal yang akan dioperasikan untuk angkutan Lebaran. 

Tujuannya, untuk memastikan kondisi kapal dalam keadaan laiklaut sehingga dapat melayani para penumpang pada masa angkutan Lebaran nanti.

Salah satu lokasi yang menjadi pelaksanaan uji petik adalah Pelabuhan Merak Banten. Di lokasi ini, tim uji petik dari kantor pusat Kemenhub yang dipimpin Dirjen Perhubungan Laut, R. Agus H. Purnomo didampingi Direktur Perkapalan dan Kepelautan Dwi Budi Sutrisno serta tim Marine Inspector Kantor Pusat Ditjen Hubla dan KSOP Banten, melakukan pemeriksaan secara acak terhadap kapal ferry penyeberangan yang sedang bersandar.

"Pelaksanaan uji petik ini dilakukan di seluruh pelabuhan, terutama pada pelabuhan yang melayani angkutan laut lebaran, termasuk di Pelabuhan Penyeberangan seperti Merak," ujar Dirjen Hubla, Agus H. Purnomo usai memeriksa kapal KMP. Portlink III di Pelabuhan Merak Banten, Jumat (11/05/2018).

Agus menjelaskan, beberapa aspek kapal yang diperiksa mulai dari pemeriksaan fisik, dokumen, alat keselamatan, serta pemeriksaan teknis dan fasilitas lainnya. "Tugas utama Pemerintah adalah memastikan agar sarana dan prasarana transportasi laut termasuk Anak Buah Kapal (ABK) yang bertugas di atas kapal dalam kondisi baik dan siap mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran, khsususnya pada masa angkutan Lebaran tahun 2018," tegasnya.

Selain KMP. Portlink III, tim uji petik juga melakukan pemeriksaan terhadap beberapa kapal penumpang yang sedang bersandar di Pelabuhan Merak, antara lain KMP. Trimas Kanaya, KMP. Siera dan KMP. Wira Artha. "Dari hasil pemeriksaan kapal-kapal tersebut tidak ada temuan mayor, hanya terdapat temuan kecil, misalnya buku catatan minyak bagian I tidak ada, buku catatan sampah tidak ada, ataupun prosedur oil water separator belum terpasang," jelas Dwi Budi Sutrisno menambahkan.

Namun demikian secara umum, Dwi mengatakan, semua kapal yang beroperasi di Pelabuhan Merak Banten cukup baik dan siap melayani angkutan laut Lebaran tahun 2018. Dari total 69 kapal Ferry Roro penumpang yang beroperasi, sebanyak 48 kapal dinyatakan dalam kondisi laiklaut dan telah memenuhi persyaratan keselamatan kapal. Sedangkan 17 kapal sedang melakukan docking dan 4 kapal lainnya dalam perbaikan.

Selain Pelabuhan Merak, pelaksanaan uji petik angkutan laut Lebaran oleh tim terpadu kantor pusat Kemenhub juga akan dilakukan di beberapa lokasi pelabuhan. Antara lain Pontianak, Banjarmasin, Tarakan, Sampit, Kumai, Batam/Tanjung Balai Karimun, Semarang, Makassar, Ambon, Lembar, Gilimanuk, Surabaya, Bau-bau, Gorontalo, dan Balikpapan/Samarinda.

Adapun pelaksanaan uji petik kelaiklautan kapal penumpang merupakan tindak lanjut dari Instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor UM.008/27/11/DJPL-18 tanggal 28 Maret 2018 tentang Pemeriksaan Kelaiklautan Kapal Penumpang dalam rangka Angkutan Lebaran Tahun 2018. Dalam instruksi tersebut, Dirjen Hubla menginstruksikan kepada seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) pelabuhan untuk melaksanakan rampcheck kapal penumpang mulai tanggal 2 April- 25 Mei 2018 sesuai dengan wilayah kerjanya.

Secara keseluruhan, terdapat 1.078 unit kapal yang akan dilakukan pemeriksaan uji petik. Dari jumlah tersebut, sudah 350 kapal yang selesai diperiksa dan dinyatakan memenuhi persyaratan keselamatan dan keamanan pelayaran. (Imd)

BERITA REKOMENDASI