Kemenhub Komitmen Jaga Keselamatan Penerbangan

JAKARTA.KRJOGJA.com–Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) mengapresiasi atas terjalinnya kembali Kerjasama Manajemen (KSM) antara Sriwijaya Group dan Garuda Indonesia Group.

"Dengan KSM tersebut maka dapat dipastikan kalau Sriwijaya Air dapat melayani penumpangnya kembali dengan aman," ujar Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub, Capt.  Avirianto di Jakarta, Rabu (02/10/2019).

Capt. Avirianto mengatakan, untuk menjamin keamanan dan keselamatan penerbangan, DKPPU sebagai regulator akan selalu melakukan pengawasan secara rutin kepada semua maskapai yang dimiliki oleh Sriwijaya Air Group. 

"Hingga Rabu ini, pesawat Sriwijaya Air yang sebelumnya dinyatakan tidak beroperasi akan kembali melayani penumpang. GMF Aero Asia telah berkomitmen untuk senantiasa memberikan kebutuhan teknis layanan operasional Sriwijaya Air Group," jelas Capt. Avirianto.

Ia juga menegaskan, dengan ada jaminan dari GMF Aero Asia tersebut maka para calon penumpang tidak perlu khawatir lagi, sebab semua pesawat dari Sriwijaya Air telah dapat digunakan.

Tidak hanya dengan GMF Aero Asia saja, untuk menjamin keamanan dan keselamatan penerbangan, DKPPU juga melakukan inspeksi kelaikan pesawat dengan menerjunkan sejumlah inspektur yang resmi dan kompeten.

Seperti diketahui, Garuda Indonesia Group menyepakati komitmen bersama untuk terus melanjutkan KSM dengan pemegang saham Sriwijaya Air Group. Kesepakatan bersama ini sejalan dengan komitmen awal sinergi KSM dalam memperkuat kinerja operasi Sriwijaya Air Group, sekaligus mendukung terbentuknya ekosistem industri penerbangan yang sehat.

Direktur Utama GMF AeroAsia Tazar Marta Kurniawan menyampaikan, pihaknya akan terus mendukung layanan operasional penerbangan Sriwijaya Air Group.

"Sejalan dengan komitmen seluruh pihak dalam mengedepankan aspek keselamatan penerbangan, GMF Aero Asia berkomitmen untuk memberikan kebutuhan teknis layanan operasional Sriwijaya Air Group,” kata Tazar. (Imd).

BERITA REKOMENDASI