Kemenkes: Varian Delta Belum Ada di Indonesia, Namun Masyarakat Harus Waspada

Editor: Ary B Prass

JAKARTA, KRJOGJA.com – Varian Delta Plus AY.4.2 belum ditemukan di Indonesia,namun masyarakat Indonesia harus tetap waspada .
Demikian Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi di Jakarta, Selasa (16/11/2021).
“Sampai saat ini varian Delta Plus AY.4.2 belum ditemukan di Indonesia, tapi yang pasti kita bukan kemudian tenang, kita tetap harus waspada karena ternyata varian ini turunan dari varian Delta,” kata Nadia, panggilan akrabnya.
Varian virus corona Delta Plus AY.4.2 merupakan turunan dari varian Delta. Saat ini ini sudah ada sampai 60 turunan varian Delta dan di Indonesia sudah ada 22 turunannya.
Dia menerangkan varian Delta yang banyak beredar di Indonesia mirip dengan ada yang di Singapura yaitu varian Delta AY.2.3.
“Varian Delta ini adalah virus yang variannya kemarin menyerang di bulan Juli, itu lebih cepat menular, meningkatkan tingkat kematian, tingkat keparahan. Tentunya ini tetap jadi kewaspadaan kita bahwa saat ini dominasi varian Delta maupun turunan merupakan varian yang paling banyak kita temukan, artinya potensi terjadinya lonjakan kasus memungkinkan,” kata Nadia.

BERITA REKOMENDASI