Kemenko PMK Inisiasi ‘Road Map’ Pembangunan SDM

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah perlu menyusun Road Map Pembangunan SDM Indonesia. Penyusunan Road Map Pembangunan SDM Indonesia akan melibatkan para pemangku kepentingan, sehingga Road Map SDM komprehensif, dan tidak parsial.

Demikian Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani di Jakarta ,Senin (19/2 ) memimpin Rapat Terbatas (Ratas) mendiskusikan Road Map Pembangunan SDM Indonesia di Kantor Kemenko PMK, Jakarta. 

Ratas ini sendiri menurut Menko PMK sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menegaskan bahwa fokus Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2019 adalah membangun Sumber Daya Manusia (SDM). 

"Kita memang belum memiliki Road Map Pembangunan SDM yang menyeluruh dan berjangka panjang. Selama ini Road Map Pembangunan SDM hanya dimiliki masing-masing Kementerian/ Lembaga (K/ L) dan bersifar sektoral," ujar Menkp Puan.

Penyusunan Road Map Pembangunan SDM Indonesia menurut Menko PMK harus dikerjakan bersama-sama. Road Map Pembangunan SDM akan mencakup prioritas industri nasional yang akan dikembangkan; berapa kebutuhan SDM; kualifikasi/kompetensi SDM dan tahapan pemenuhan serta pembiayaan.

Lebih lanjut Menko PMK Puan Maharani memgatakan bahwa kita harus menyiapkan SDM yang kompetitif guna menghadapi persaingan yg makin keras di tengah Revolusi Industri 4.0. Perkembangan teknologi informasi akan berdampak pada tumbuhnya ekokomi digital dan e-commerce. 

Untuk itu kita perlu juga meningkatkan skill SDM Indonesia. Lebih lanjut Menko PMK minta supaya Bappenas segera menyusun draf Road Mad dimaksud. 

Dijelaskannya kemudian, pembangunan SDM Indonesia juga menjadi penting setelah pada tahun-tahun sebelumnya pemerintah membangun banyak infrastruktur. Karenanya SDM banyak diperlukan kelak untuk menopang pengoperasian infrastruktur tersebut. Nantinya, Road Map Pembangunan SDM Indonesia diharapkan menjadi bukti nyata link and match SMK dan Industri. 

Hadir dalam Ratas Road Map Pembangunan SDM Indonesia, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Mendikbud Muhajir Effendi, Menaker Hanif Dhakiri, Menperin Airlangga Hartarto,  dan Menteri PPN/Ka. Bappenas Bambang Brodjonegoro. (Ati)

BERITA REKOMENDASI