Kemenkominfo Blokir 1.500 Situs Konten Radikal

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mencatat telah memblokir 1500 situs dan akun media sosial dengan konten radikalisme danterorisme sepanjang tahun 2019.

Plt Kepala Biro Humas Kemenkominfo Ferdinandus Setu mengatakan secara total selama 10 tahun terakhir pihaknya telah memblokir 11.800 situs dan akun media sosial berisi radikalisme dan terorisme.

"Selama tahun 2019 ini, Kominfo telah memblokir 1500an situs dan akun media sosial yang terkait dan berkonten radikalisme dan terorisme," kata Ferdinandus.

Pria yang kerap disapa Nando ini mengatakan konten dan situs radikalisme-terorisme berbahaya karena menyangkut ketahanan bangsa dan negara.

"Ketika terpapar radikalisme-terorisme artinya cinta tanah air menjadi lemah. Lalu dalam kasus pornografi karena anak muda melakukan hal yang tidak produktif," ungkapnya.

Selain konten radikalisme dan terorisme, Komingo sebelunya juga memblokir konten bernada pornografi. Menurut Nando, pemblokiran terhadap konten media sosial dan situs pornografi merupakan sikap tegas karenat erkait masalah kesusilaan. (*)

BERITA REKOMENDASI