Kemenpar Gandeng 6 Politeknik Pariwisata Jaring Mahasiswa via SBMPTNP 2021

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama 6 Politeknik Pariwisata (Poltekpar) membuka pendaftaran mahasiswa baru Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (SBMPTNP) 2021. Pembukaan pendaftaran SBMPTNP 2021 akan berlangsung secara serentak di 6 perguruan tinggi pariwisata mulai 1 Februari sampai 27 Mei 2021.

“Diharapkan Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (PTNP) kedepannya diharapkan menjadi wadah menimba pendidikan bagi masyakarat dunia. ,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno pada acara launching Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (SBMPTNP) 2021 di Jakarta, Senin (1/2).

Pendaftaran dan seleksi yang dilakukan secara bersama dan terintegrasi antara Politeknik Pariwisata Bandung, Poltekpar Bali, Poltekpar Medan, Poltekpar Makassar, Poltekpar Palembang, dan Poltekpar Lombok.

Sandi juga mengatakan, Kemenparekraf bisa mencetak lulusan perguruan tinggi vokasi pariwisata terus meningkat tiap tahunnya untuk dapat menunjang keberlangsungan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Jumlah lulusan perguruan tinggi vokasi pariwisata di bawah naungan Kemenparekraf/Baparekraf ditargetkan mencapai 2.200 lulusan pada 2024 dari 1.500 lulusan di tahun 2020.

Tidak hanya lulusan SDM pariwisata yang unggul, tapi juga lulusan yang siap untuk menjadi wirausahawan muda, pemimpin mandiri, sekaligus pegiat ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif sehingga dapat membuka lapangan kerja seluas-luasnya dan meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Prioritas Kabinet Indonesia Maju dalam lima tahun ke depan adalah pengembangan SDM, maka pendidikan vokasi menempati posisi yang strategis. Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata bertugas mempersiapkan SDM Pariwisata yang unggul untuk mendukung keberlangsungan industri pariwisata dan ekonomi kreatif,” katanya.

Dikatakan, hingga 2045 Indonesia diprediksi akan menjadi negara dengan ekonomi nomor 4 atau 5 terbesar di dunia. Sudah selayaknya enam perguruan tinggi pariwisata di bawah naungan Kemenparekraf/Baparekraf dan institusi pariwisata di Indonesia pada umumnya untuk memiliki keunggulan-keunggulan kelas dunia.
Berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2020 – 2024, Kemenparekraf/Baparekraf menargetkan peningkatan jumlah tenaga kerja pariwisata dari 10 juta tenaga kerja di tahun 2020 menjadi 12 juta tenaga kerja di tahun 2024. Ditambah jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif dari 17,25 juta tenaga kerja di tahun 2020 menjadi 19,9 juta tenaga kerja di tahun 2024.

Dalam upaya pengembangan SDM yang unggul dan berdaya saing, Kemenparekraf/Baparekraf akan mewujudkannya melalui tiga strategi yang tertuang dalam Renstra tahun 2020–2024.

BERITA REKOMENDASI