Kemensos Gagas Rehabsos 5.0 NP

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Sosial (Kemensos) kini tengah menyiapkan Program Rehabilitasi Sosial 5.0 New Platform (NP). Program ini  diharapkan dapat memberikan layanan yang integratif holistik kepada lima klaster yakni Klaster Anak, Klaster Penyandang Disabilitas, Klaster Korban Penyalahguna Napza, Klaster Lanjut Usia serta Klaster Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang.

"Jika pada tahun-tahun sebelumnya layanan rehabilitasi sosial hanya mencakup pelayanan dan pemenuhan kebutuhan dasar, maka dalam Program Rehabilitasi Sosial 5.0 NP ini ada dua hal penting yang harus dilakukan," ungkap  Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI Edi Suharto kepada wartawan di kantornya Jakarta, Senin (05/11/2018). 

Dia menjelaskan program Rehabilitasi Sosial 5.0 New Platform (NP) adalah metode dan pendekatan baru dalam memberikan pelayanan kepada lima klaster.  Pertama, Purposive Sosial Assistance_ yakni pemenuhan hak hidup layak serta penguatan aksesibilitas terhadap layanan. Kedua, Intervention Therapies yakni terapi fisik, psikososial, mental spiritual serta terapi penghidupan. 

“Tujuan dari landasan baru dalam Program Rehabilitasi Sosial 5.0 NP adalah untuk memberikan pelayanan yang menyeluruh melalui intervensi, terapi secara holistik dan sistemik untuk meningkatkan kapabilitas penerima manfaat dan memperkuat tanggung jawab personalnya sehingga dapat kembali ke masyarakat,” terangnya. 

Di Ditjen Rehsos, lanjutnya, saat ini terdapat lima direktorat teknis yang berfokus pada lima klaster penerima manfaat. Yakni Direktorat Rehabilitasi Sosial Anak, Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas, Direktorat Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza, Direktorat Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Sosi.

Selain itu juga mengelola 39 (tiga puluh sembilan) Unit Pelaksana Teknis yang tersebar di 18 (delapan belas) provinsi dan bekerjasama dengan Instansi Sosial di 34 Provinsi melalui skema dekonsentrasi.  (Ati)

BERITA REKOMENDASI