Kementan Ajukan Impor Gula Pasir 130 Ribu Ton

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) mengusulkan impor gula pasir konsumsi atau Gula Kristal Putih (GKP) sebesar 130 ribu ton. Rencananya, impor dilakukan melalui kesepakatan dagang atau barter produk kelapa sawit dengan India.

Kepala BKP Agung Hendriadi mengungkap pengajuan impor tersebut dilakukan untuk menjaga stok dalam negeri. Sebab, masa giling tebu terlambat pada tahun ini.

Sebagai catatan, masa giling tebu biasanya dilakukan pada Mei. Sementara, tahun ini baru akan dilakukan pada Juni atau Juli karena kemarau menyebabkan masa tanam mundur.

“Kami sudah mengajukan impor baru sebesar 130 ribu ton dari India. Kami barter dengan akses sawit,” jelasnya.

Usulan tersebut, sambungnya, baru akan dibahas dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) pada Mei 2020 mendatang. Terkait stok GKP jelang ramadan dan lebaran, Agung memastikan masih stabil. (*)

BERITA TERKAIT