Kementan Alihkan Impor Bawang Putih dari China ke India

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan) tengah mengusahakan pengalihan impor dari China ke India. Pengalihan ini disebabkan oleh kekhawatiran wabah virus corona yang belum kunjung selesai.

Kepala BKP Agung Hendriadi mengatakan stok bawang putih yang kian menipis mengharuskan pemerintah untuk mencari sumber impor dari negara selain China untuk menekan harga bawang putih di pasar.

“Pemerintah China masih produksi tapi apa medianya bersih? Kami coba (impor) dari India. Stok kita Maret ke April habis, oleh karena itu akan alih distribusi, alih buyer (beli),” katanya.

Saat ini, stok bawang putih nasional berada di kisaran 80 ribu ton. Dengan konsumsi nasional sebesar 40 ribu-an ton per bulannya, dipastikan stok tersebut hanya akan bertahan untuk dua bulan konsumsi atau sampai April mendatang.

Agung mengatakan kuota (impor) yang diajukan adalah untuk stok 2 bulan mendatang atau sebesar 103 ribu ton. Kuota itu telah menghitung kebutuhan ramadan yang jatuh pada April mendatang.

Meski telah melakukan pengajuan, Agung belum dapat memastikan kapan impor tersebut dapat masuk ke dalam negeri. Sebab, hingga saat ini baru 62 ribu ton dari total kuota 103 ribu ton yang diterbitkan Kementerian Perdagangan lewat Surat Perizinan Impor (SPI). (*)

BERITA REKOMENDASI