Kemkominfo Bahas Operasionalisasi Arus Data dengan Kepercayaan dan Arus Data Lintas Negara

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menggelar lokakarya yang membahas operasionalisasi arus data dengan kepercayaan (DFTT) dan arus data lintas negara (CBDF). Pembahasan tentang arus data lintas negara menjadi penting, karena beberapa kali dibahas dalam Kepresidenan G20 sebelumnya. Pada 2019, Presidensi G20 Jepang memulai pembahasan arus data dengan kepercayaan (DFFT) dalam aktivitas transfer data.

Demikian diungkapkan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dalam siaran persnya, Minggu (31/7/2022).

Diskusi itu itu berlanjut hingga Presidensi G20 Italia, dimana Gugus Tugas Ekonomi Digital mengakui pentingnya mencapai pemahaman bersama terkait arus data bergerak melintasi batas dengan kepercayaan.

Seperti dikemukakan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemkominfo, Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, interkonektivitas telah menciptakan lingkungan yang kondusif untuk memaksimalkan potensi teknologi baru seperti Big Data Analytic, Internet of Things (IoT), Blockchain, Artificial Intelligent Technology, yang mana data merupakan hal kunci.

“Data adalah kunci untuk membuka pasar digital. Data ibarat koin yang harus kita masukkan sebelum kita dapat menikmati produk digital. Seperti halnya listrik, data saat ini adalah sumber energi bagi ekonomi digital,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI