Kemkominfo Dukung Polri Berantas Jaringan Pornografi Anak

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan sejumlah pihak terkait untuk memberantas jaringan Child Online Pornography (COP – Pornografi Online Anak).

Kerja sama ini disampaikan dalam konferensi pers terkait temuan dan pengungkapan jaringan internasional kejahatan peredaran materi COP di internet dalam operasi Nataya III.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan, menyampaikan bahwa Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melalui Satuan Tugas Khusus telah bekerja sama dengan Ditjen Aptika Kemkominfo, Kementerian PPA, LSM, dan agen penegak hukum internasional dalam penanggulangan kejahatan peredaran materi pornografi online anak.

Selain itu, mereka juga telah menemukan peredaran materi pornografi anak secara online melalui Twitter dengan telah menangkap tiga pelaku yang berafiliasi dengan jaringan internasional terindentifikasi berada di 49 negara.

Dirjen Aplikasi dan Informatika (Aptika) Kemkominfo, Semuel A Pangerapan mengatakan, pihaknya tak hanya sekadar melacak jaringan COP di internet. "Selain kerja sama mengungkap, nanti kami juga melakukan penanganan konten setelah penyelidikan dan penyidikan di Kepolisian," jelasnya.

Menurut keterangan Semuel, terjadi peningkatan jumlah aduan berkenaan kekerasan atau pornografi anak sebanyak 31 melalui email yang masuk ke Kemenkominfo. "Penanganan terkait hal ini sangat membutuhkan kolaborasi lembaga terkait, yaitu Kepolisian RI, Kementerian PPA dan KPAI, juga LSM terkait lainnya," tutur Semuel. Demikian seperti dikutip dari keterangan resmi di situs web Kemkominfo, Senin (18/9/2017).(*)

BERITA REKOMENDASI