Kemnaker Buka Kerjasama Investasi Pelatihan Kerja

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA ( KRjogja.com)–Pemerintah dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker)  membuka kerjasama investasi pelatihan kompetensi bagi negara-negara penempatan yang membutuhkan jasa Tenaga Kerja Indonesia.

 

"Dengan adanya investasi pelatihan tersebut, diharapkan kompetensi yang dimiliki TKI benar-benar sesuai dengan kebutuhan negara penempatan," kata Menaker M Hanif Dhakiri di Jakarta, Sabtu (20/8/2016).

Ia menambahkan, dengan pelatihan yang berkualitas diharapkan dapat meningkat kompetensi dan keterampilan TKI yang bekerja di luar negeri, serta memperbanyak jumlah penempatan TKI formal. Jadi,  apabila investasi asing masuk ke Indonesia di bidang pelatihan, maka SDM-SDM yang akan dilatih di pelatihan itu sudah sesuai dengan basic yang dibutuhkannegara-negara yang membuka investasi pelatihan.

Hanif usai melakukan pertemuan bilateral dengan Dubes Kuwait YM Abduwahab Abdullah al-Saqar mengungkapkan, sampai saat ini pemerintah terus mengupayakan agar TKI yang di tempatkan di luar negeri adalah Tenaga Profesional Indonesia (TPI) yaitu TKI yang terlatih dan tersertifikasi. Oleh karena itu pemerintah Indonesia terus melakukan pembenahan melalui tata kelola penempatan TKI, tentang sistem maupun perbaikan dari kualitas TKI dari segi kompetensi dan sertifikasi.

"Jadi bicara yang skilled, bukan yang unskilled,” papar Hanif. Pelatihan yang berkualitas ia harapkan dapat meningkat kompetensi dan keterampilan kerja TKI yang bekerja di luar negeri serta memperbanyak jumlah penempatan TKI formal.

Selain itu Hanif menuturkan tentang perlindungan bagi TKI di luar negeri pun terus ditingkatkan pemerintah dengan berbagai upaya. Di antaranya adalah penghentian penempatan TKI sektor domestic worker di 19 Negara Timur Tengah yang masih berlaku hingga saat ini.  (Ful)

 

BERITA REKOMENDASI