Kemnaker Siapkan Program Khusus Pekerja Lansia

JAKARTA,KRJOGJA.com – Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Binapenta dan PKK) Maruli A Hasoloan mengatakan, Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan beberapa program pemberdayaan yang dikhususkan bagi para pekerja lanjut usia (Lansia) yang jumlahnya semakin meningkat dengan harapaan dapat membuat pekerja Lansia tetap produktif dan mandiri secara ekonomi.
 
"Program pemberdayaan bagi  tenaga kerja Lansi ini untuk mendorong penciptakan peluang kerja dengan wirausaha  mandiri sesuai dengan bakat, minat dan kemampuan yang dapat dikembangkan dan memberikan dampak ekonomi bagi para Lansia sehingga tidak menjadi beban sosial bagi keluarga dan masyarakat," tutur Maruli saat membuka workshop tenaga Lansia bertema "Hidup Bermartabat di Usia Senja, Lanjut Usia Sejahtera,”  di Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Workshop ini diselenggarakan dalam rangka menyemarakan Gebyar Hari Lansia Nasional 2017 yang jatuh pada 29 Mei 2017. Berdasarkan data Sakernas Agustus 2016, jumlah penduduk Lansia terus bertambah dengan rincian penduduk usia kerja lansia sebanyak 22,79 juta orang, angkatan kerja lansia 10,96 juta orang, penduduk lansia yang bekerja sebanyak 10,79 juta orang, penganggur terbuka lansia sebanyak 165.702 orang. 

Penganggur terbuka Lansia lebih banyak laki-laki yaitu sebesar 99.229 orang dari pada perempuan sebesar 66.473 orang. Sedangkan menurut wilayah, penganggur terbuka lansia perkotaan lebih banyak dibandingkan di pedesaan. Maruli mengatakan, pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap tenaga kerja Lansia yang jumlahnya terus bertambah seiring meningkatnya usia harapan hidup dari 52,2 tahun pada 1980 menjadi 70,1 tahun pada periode 2010-2015. (Ful) 

BERITA REKOMENDASI