Keramba Waduk Jatiluhur Ditertibkan

Editor: Ivan Aditya

PURWAKARTA (KRjogja.com) -‎ Tim gabungan dari berbagai unsur dilibatkan dalam operasi penertiban Keramba Jaring Apung (KJA) di kawasan waduk Jatiluhur,‎ Purwakarta, Senin (14/11/2016). Penertiban KJA tersebut dilakukan dalam rangka mengembalikan kualitas air waduk Jatiluhur.

Operasi penertiban secara besar-besaran itu ditempuh setelah rencana pembenahan KJA yang ada di waduk Jatiluhur tersebut tertahan beberapa waktu lama. Tim gabungan yang terdiri dari unsur kepolisian, TNI, Satpol PP Pemkab Purwakarta serta PJT II. Operasi penertiban dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan menggunakan perahu mendatangi lokasi jaring apung yang terdiri dari beberapa blok.

Sebelumnya, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi tidak akan mengeluarkan perpanjangan izin usaha tersebut per akhir Desember 2016. Hal itu karena limbah keramba jaringapung mencemari Waduk Jatiluhur. Limbah pakan ikan dari KJA pun mengganggu kinerja turbin pembangkit listrik di danau buatan terbesar di Indonesia itu.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta harus mengeluarkan dana sekitar Rp 1,5 Miliar melalui Perusahaan Daerah Air Minum untuk melakukan pemurnian air sebelum dialirkan kepada seluruh konsumen.

“Karena efek dari limbah ini sangat merugikan, turbin terganggu, terus kemudian air menjadi tidak higienis, kami selaku pemerintah daerah tidak akan memperpanjang izin usaha KJA di Waduk Jatiluhur. Akhir Desember ini kan habis,” kata Dedi. (*)

BERITA REKOMENDASI