Kesadaran Publik Atas Program Jamsos Perlu Ditingkatkan

Editor: KRjogja/Gus

BEKASI, KRJOGJA.com – Kesadaran dan kepedulian publik atas urgensi dari program jaminan sosial (Jamsos) ketenagakerjaan di Indonesia perlu ditingkatkan mengingat kondisi saat ini sedang menikmati bonus demografi sehingga memerlukan kesiapan pemahaman yang matang dari masyarakat agar timbul kesadara mengenai pentingnya pelaksanaan jaminan sosial yang baik untuk mempersiapkan masa depan yang sejahtera.

Untuk mendapatkan pemahaman menyeluruh bagi masyarakat, menurut Direktur Umum & SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz, 
salah satu cara yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan adalah melalui pendidikan. "Karena itu kami mengajak lembaga pendidikan, dalam hal ini Politeknik Ketenagakerjaan untuk menyinergikan program-program jaminan sosial ketenagakerjaan melalui bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat," tuturnya di Bekasi, Kamis (26/10/2017).

Naufal sebelumnya melakukan penandatanganan nota kesepahaman di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) Cevest Bekasi dengan Plt. Direktur Politeknik Ketenagakerjaan Retna Pratiwi. Menurut Naufal, kerjasama yang dijalin dengan Politeknik Ketenagakerjaan ini bukan tanpa alasan.

“Kami melakukan kerjasama dengan lembaga pendidikan yang memang memiliki rekam jejak yang baik dan memiliki potensi yang besar dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran publik tentang jaminan sosial ketenagakerjaan,” Jelas Naufal.

Politeknik Ketenagakerjaan sendiri telah diatur dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 13 tahun 2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja Politeknik Ketenagakerjaan dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2017 tentang Statuta Politeknik Ketenagakerjaan. Sedang ruang lingkup kerjasama ini adalah dalam bidang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Masyarakat, dan juga terbuka bagi bidang lain yang disepakati sesuai dengan kewenangan masing-masing pihak.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto yang hadir dalam kegiatan ini berharap akan terjadi sinergi yang baik antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Politeknik Ketenagakerjaan ini. “Semoga dengan adanya nota kesepahaman ini, pemahaman dan kesadaran masyarakat semakin meningkat. Selanjutnya, kami akan menuangkan kolaborasi ini dalam sebuah Perjanjian Kerjasama (PKS) agar hasil dari kerjasama ini dapat segera terlihat," tegasnya. (Ful)

BERITA REKOMENDASI