Ketua KPK Dinilai Salah Gunakan Wewenang

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Wakil Ketua Panitia Khusus Hak Angket terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (Pansus Angket KPK) Masinton Pasaribu berang dengan tudingan dan ancaman Ketua KPK Agus Rahardjo.

Masinton menilai, tudingan yang disampaikan Agus dengan menyatakan Pansus Angket KPK menghalangi penyidikan (obstruction of justice), merupakan bentuk penyalahgunaan wewenang. "Agus Rahardjo telah melakukan abuse of power, yakni penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan seorang pejabat negara untuk kepentingan mengkriminalisasi Pansus Angket DPR yang sedang bekerja," kata Masinton.

Dengan tudingan itu, Agus yang mengancam Pansus dengan menggunakan pasal terkait menghalangi penyidikan UU Tipikor, disebut tidak memiliki bukti dan dasar. "Apa nama kasus perkara besar sedang ditangani oleh KPK yang dihambat Pansus Angket? Kapan KPK melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi kasus perkara yang tuduhannya dihambat Pansus Angket?" ujarnya.

Apalagi, kata dia, penyalahgunaan wewenang semakin nyata ditunjukan Agus jika mekanisme proses hukum terkait pasal menghambat penyidikan belum pernah dilakukan. Politikus PDIP ini menjelaskan, hak angket merupakan pengawasan tertinggi di parlemen dan bersifat lex spesialis, berupa penyelidikan. Hal itu sesuai dengan mandat konstitusi Pasal 20A UUD 1945 dan diatur dalam Pasal 79 UU No.17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPD (UUMD3). (*)

BERITA REKOMENDASI