Khofifah Imbau Orangtua Awasi Aktivitas Anak di Medsos

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meminta keluarga bisa melakukan antisipasi jika ada perubahan sikap anak-anak yang tidak biasa dan terjadi dalam waktu singkat. Perubahan sikap berpotensi terjadi akibat adanya perundungan (bullying) yang diderita anak.

Menurut Khofifah, banyak anak yang menderita perundungan melalui sosial media. Hal tersebut sulit diantisipasi, mengingat tidak semua orang tua tahu aktivitas anaknya di dunia maya.

"Ada salah satu survei yang menyebut sekitar 84 persen anak-anak di Indonesia umur 12-17 tahun mengalami bullying. Dampaknya bisa depresi, psikosomatik, bahkan ada yang bully suicide," kata Khofifah.

Anak yang mengalami perundungan disebut bisa berubah sikapnya seperti menjadi pendiam, minder dan introvert. Namun, hal itu bisa diatasi jika komunikasi antara keluarga dengan sang anak terjalin baik.

Selain keluarga, sekolah juga dipandang harus menghadirkan suasana aman, nyaman, dan menyenangkan bagi anak. Jika perasaan-perasaan itu tidak bisa dihadirkan, koreksi harus dilakukan staf pengajar maupun pengurus sekolah. (*)

BERITA REKOMENDASI