Kivlan Bantah Inisiator Pembunuhan Tokoh Nasional

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kuasa hukum mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen, Muhammad Yuntri membantah kliennya terlibat sebagai inisiator untuk membunuh empat tokoh nasional dan salah satu pimpinan lembaga survei. Yuntri menduga polisi memiliki motif politis dan sudah merencanakan untuk menyeret Kivlan dalam kasus ini.

"Iya, kita membantah, kita khawatir Iwan itu ada indikasi dipaksa, sudah di-planning sama polisi. Ada kemungkinan demikian," kata Yuntri.

Yuntri menyatakan kliennya terakhir kali bertemu dengan tersangka Iwan pada bulan Maret 2019 lalu. Saat itu, Kivlan bertemu dengan Iwan ketika menggelar aksi demonstrasi antikomunisme pada peringatan Supersemar.

"Nah (aksi Supersemar) itu sudah dilakukannya. Dan Pak Kivlan sekarang mencari-cari, kemana dia (Iwan). Tiba-tiba sekarang dia (Iwan) buat ulah seperti itu. Kivlan terakhir kali ketemu sama Iwan itu ya pas demo Supersemar," tambah dia.

Selain itu, Yuntri turut menyinggung bahwa Kivlan sengaja dibidik akibat perang pernyataan dengan Wiranto pada Bulan Februari 2019 lalu di media massa. Kala itu, Kivlan pernah mengungkapkan dugaan keterlibatan Wiranto sebagai dalang kerusuhan 1998. (*)

BERITA REKOMENDASI