Klaster Kenduri Muncul di Pati, 37 Warga Positif Covid-19

Editor: Ivan Aditya

PATI, KRJOGJA.com – Mudik lebaran belum lagi ramai, namun di Pati (Jateng) sudah muncul dampaknya. Sebanyak 37 warga desa Kuryokalangan Kecamatan Gabus terkonfirmasi positif Covid-19. Para korban terkena covid-19 usai mengikuti kenduri (hajatan) seorang warga setempat, yang pulang mudik dari merantau.

“Sebanyak 37 orang korban sekarang menjalani karantina. Mereka terkonfirmasi positif Covid-19 usai dites swab. Karena ada sejumlah warga yang terindikasi memiliki gejala,” kata bupati Pati, H Haryanto SH MM MSi, Kamis (22/04/2021).

Disebutkan, sebanyak 32 orang menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing dan 5 orang lainnya dikarantina di RSUD RAA Soewondo Pati. Keterangan yang dihimpun menyebutkan, munculnya kasus covid19 di Desa Kuryokalangan kecamatan Gabus, berawal saat digelar kondangan (manaqib), Senin (19/04/2021) malam.

Pihak pengundang (tuan rumah) bersyukur karena selama bekerja merantau di Jakarta, berjalan sukses. Usai hajatan, pemilik rumah jatuh sakit sehingga harus dirawat di rumah sakit.

Ternyata setelah dipemeriksa swab, ia tercatat positif Covid-19. Begitu mendengar kabar tersebut, bupati Haryanto, langsung memerintahkan petugas melakukan tracing.

Sementara itu, hasil evaluasi sekolah yang melaksanakan ujicoba pembelajaran tatap muka, akhirnya PTM II diputuskan untuk dihentikan sementara. Bupati menyatakan setelah melihat perkembangan pelaksanaan ujicoba PTM sejak 5 -16 April ternyata kondisinya masih kategori rawan.

“Sekolah yang tidak ada kasus Covid -19, ujicoba bisa dilanjutkan. Tapi untuk sekolah yang terdampak kasus Covid -19, maka harus dihentikan sementara. Akan dilanjutkan lagi setelah lebaran”, tambahnya.

Sekolah yang melaksanakan ujicoba PTM adalah SMPN 3 Pati, MTsN Winong, SMAN 1 Pati, SMKN 1 Pati dan MAN 1 Pati. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI