Kolaborasi layanan tarik tunai tanpa kartu CIMB Niaga bersama Bukopin dan PT Artajasa

Editor: Ivan Aditya

TANGERANG, KRJOGJA.com – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) bersama PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bukopin) dan PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) berkolaborasi dalam implementasi layanan tarik tunai tanpa kartu (Cardless Withdrawal) melalui jaringan ATM Bersama.

Dengan inovasi tersebut, kini seluruh mesin ATM CIMB Niaga telah siap digunakan untuk melayani transaksi tarik tunai tanpa kartu bagi bank peserta ATM Bersama. KB Bukopin merupakan bank pertama yang siap memanfaatkan layanan tarik tunai tanpa kartu untuk nasabahnya di ATM CIMB Niaga.

Momentum peluncuran integrasi layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu bagi nasabah KB Bukopin ditandai dengan prosesi transaksi penarikan uang tunai secara langsung di ATM CIMB Niaga, Griya CIMB Niaga Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (06/07/2022). Implementasi layanan tarik tunai tanpa kartu untuk transaksi us (beda bank) ini sejalan dengan tren gaya hidup masyarakat di era digital yang gemar bertransaksi secara nontunai (cashless) dan tanpa kartu (cardless).

Selain mudah, layanan tersebut juga merupakan wujud dukungan nyata industri perbankan dan sistem pembayaran terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), salah satunya dengan mengurangi penggunaan kartu ATM/debit berbahan plastik,” kata Head of Secured Lending and Retail Deposit Business CIMB Niaga Christian Tjan dalam acara implementasi layanan tarik tunai tanpa kartu di ATM CIMB Niaga di Griya CIMB Niaga Bintaro, Tangerang Selatan.

Dikatakan, sebagai bank yang fokus pada digitalisasi dan sustainability serta memiliki 4.432 unit mesin ATM yang tersebar di seluruh Indonesia, CIMB Niaga merasa terhormat menjadi bagian dari bank yang menginisiasi implementasi layanan tarik tunai tanpa kartu antar institusi perbankan melalui jaringan ATM Bersama. Hal ini semakin melengkapi kapabilitas digital CIMB Niaga, yang sebelumnya telah menyediakan layanan tarik setor tunai tanpa kartu bagi nasabah di ATM CIMB Niaga melalui fitur Cardless dari Super App OCTO Mobile.

Dikatakan, dengan adanya kolaborasi ini, maka diharapkan ada peningkatan jumlah transaksi sekitar 20 persen hingga akhir tahun. Saat ini transaksi di CIMB Niaga mencapai 16 juta transaksi.

Dikatakan, layanan tarik tunai tanpa kartu antar bank menawarkan sejumlah kelebihan. Selain mudah, transaksi tarik tunai tanpa kartu juga dapat mengurangi risiko terhadap kartu ATM/debit apabila hilang atau tertelan, lebih aman karena nasabah terhindar dari penipuan karena fitur yang disajikan hanya bisa digunakan untuk tarik tunai dari rekening nasabah sendiri, dan tentunya proses transaksi jadi lebih cepat.

Pada kesempatan yang sama Executive Vice President – Digital Division Head Bank KB Bukopin Charles Budiman mengatakan, kerjasama antara KB Bukopin dengan CIMB Niaga sebagai upaya memberikan layanan perbankan cepat, praktis, dan aman bagi seluruh nasabah. Implementasi cardless withdrawal ini bertujuan menyediakan kemudahan transaksi digital seiring dengan teknologi yang berkembang pesat saat ini. Selain itu kerjasama ini sebagai salah satu upaya dalam mengimplementasikan alternatif transaksi dari industri perbankan digital.

Sementara Direktur Utama Artajasa M. Ma’ruf menuturkan bahwa tentunya kami bangga karena penggunaan layanan cardless withdrawal saat ini semakin luas dan dapat diterima oleh masyarakat. Implementasi cardless withdrawal beda bank merupakan solusi bagi nasabah perbankan dalam menjawab kebutuhan transaksi perbankan secara mudah, cepat dan aman.
Artajasa sebagai perusahaan pioner switching di Indonesia, turut memfasilitasi CIMB Niaga menjadi first mover Bank Acquirer dan Bank KB Bukopin menjadi first mover Bank Issuer untuk layanan cardless withdrawal beda bank sehingga layanan ini bisa bermanfaat bagi industri perbankan.

“Kami senantiasa mendukung bank-bank untuk mengimplementasikan layanan cardless withdrawal beda bank, sehingga turut mendorong interoperabilitas dalam digitalisasi sistem pembayaran dan meningkatkan jumlah transaksi elektronis di Indoneseia. Tentunya hal ini juga menjadi salah satu wujud nyata Artajasa dalam mendukung program Bank Indonesia dalam percepatan digitalisasi sistem pembayaran Indonesia dengan menciptakan ekosistem 3i (integrated, interoperable, interconnected). Serta menjawab kebutuhan pelanggan guna menyediakan metode pembayaran yang serba mobile,” tambah M Ma’ruf. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI