Komentari Status Facebook, Dihadapkan ke Meja Hijau

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Ahli hukum pidana Prof Dr Mudzakir SH MH menilai kata-kata yang dituliskan Ir FI pada akun Facebook milik Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo), Ir Soegiharto Santoso alias Hoky bukanlah suatu tindakan pidana. Hal itu karena baik FI maupun Hoky saling mengenal sehingga kata-kata ‘Kutu Kupret’ yang ditulis itu dinilai sebagai sebuah guyonan. Selain di akun pribadi milik Hoky, FI juga menulis kata-kata tersebut di akun Facebook Apkomindo.

"Dalam perkara ini kami menilai unsur tindak pidananya tidak ada. Kata-kata itu sebagai sebuah guyonan karena kedua belah pihak saling mengenal," ujar Mudzakir saat menjadi saksi ahli dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta, Kamis (24/10/2019).

Sebelumnya FI dilaporkan setalah mengomentari status akun Facebook milik Hoky yang telah diunggah. Sebelum mengomentari status tersebut Hoky berkeluh kesah telah dikata-katai dengan ucapan ‘Kutu Kupret’.

Hal itu diketahui saksi korban saat berada di sebuah hotel di wilayah Prawirotaman Yogyakarta. Akibat tulisan komentar terdakwa itu dianggap telah melakukan penghinaan atau pencemaran nama baik.

Ditemui usai sidang, Hoky berharap majelis hakim dapat cermat dalam kasus ini. Atas perbuatan terdakwa, Hoky merasa namanya telah dicemarkan.

"Saya harap majelis hakim dapat memberikan keadilan. Nama saya telah dihina dan dicemarkan atas perbuatan terdakwa," katanya.

Sementara itu kuasa hukum terdakwa, Iwan Setiawan SH mengatakan kliennya hanya mengutip apa yang telah dituliskan oleh pelapor. Jadi apa yang dilakukan kliennya itu tidak bisa dikatakan bersalah.

"Jika keduanya saling kenal maka itu tidak bisa dikatakan penghinaan. Itu tadi yang dikatakan oleh saksi ahli," jelasnya. (*)

BERITA REKOMENDASI