Kominfo Siapkan TV Digital di Perbatasan Ibukota Baru

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pemerintah menyiapkan fasilitas siaran digital dari kawasan perbatasan, salah satunya di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara. Penyediaan siaran digital ini dilakukan menyusul rencana pemindahan ibu kota.

"Pemikiran digital ini juga memang disiapkan nantinya untuk perpindahan Ibu Kota ke Kalimantan Timur. Jadi pemerintah Kominfo beserta teman-teman operator sedang merancang jaringan yang baru di Kalimantan," kata Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Rudiantara menjelaskan program digitalisasi ini terdiri dari program Simulkas. Program ini memungkinkan masyarakat menggunakan televisi digital dan analog secara bersamaan. Penggunaan televisi digital diharapkan bisa memberikan siaran yang memiliki kualitas lebih baik dari televisi analog dari ujung perbatasan negara.

"Jadi menonton televisi digital ada dua cara, kalau televisi baru biasanya sudah ada alat yang menangkap siaran digital kalau televisinya agak jadul harus dibeli perangkap yang namanya set upbox," jelas dia.

Di acara yang sama, tiga stasiun televisi Indonesia menyerahkan set up box kepada warga secara gratis yakni TVRI, Metro TV, dan Transmedia. Dengan penyerahan set up box ini, kata Rudi, bisa sangat membantu warga yang memiliki televisi model lama.

"Nah, dengan demikian kita bisa cepat untuk pelaksanaan implementasi Indonesia. Hari ini Metro memberikan gratis, Trans 7 berikan gratis, dan TVRI juga memberikan gratis," ujar Rudi.

Diakui Rudi digitalisasi di daerah berbatasan ini sedianya harus melalui Revisi Undang Undang tentang Penyiaran Televisi di DPR. Namun Rudi mengatakan revisi tersebut tak kunjung selesai dibahas padahal infrastruktur di lapangan sudah memungkinkan digitalisasi hingga ke pelosok.

"Ya itu sedang dibicarakan dengan Komisi I, kalau sampai enggak tahun depan kita ubah prolegnasnya jadi inisiatif pemerintah. Toh kita semua ekosistem juga sudah siap, bukan hanya pemerintah yang siap tetapi lembaga penyiaran juga sudah siap, ekosistem lain juga sudah siap," tutup dia. (*)

BERITA REKOMENDASI