Komisioner KPK Soroti Prioritas Penanganan Kasus

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terpilih periode 2019-2023 Lili Pintauli Siregar mengatakan pimpinan periode mendatang bakal membicarakan prioritas kasus yang tengah ditangani KPK.

Hal itu dilakukan mengingat KPK memiliki tenggat waktu 2 tahun dalam proses penyidikan dan penuntutan suatu perkara sebagaimana diatur dalam Undang-undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK.

"Pasti di pimpinan akan dilihat mana yang prioritas. Karena kan kami akan ada induksi dari (tanggal) 16 (Desember 2019) sebelum pelantikan. Jadi, kita akan mulai belajar dengan berbagai hal di sini. Penyesuaian," ucap Lili.

Aturan ini menjadi masalah tersendiri bagi lembaga antirasuah tersebut. Pasalnya, terdapat beberapa kasus yang penanganan perkaranya membutuhkan waktu lebih dari dua tahun. Satu di antara contoh kasus tersebut adalah proses pengadaan Quay Container Crane (QCC) di Pelindo II.

Kasus yang menjerat mantan Direktur Utama PT Pelindo II Richard Joost Lino itu sudah berusia lebih dari 4,5 tahun. Penanganan perkara ini terkendala audit kerugian keuangan negara yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). (*)

KPK

BERITA REKOMENDASI