Komorbid Diduga Penyebab Kematian Kasus Corona di Jatim Tinggi

Editor: Ivan Aditya

SURABAYA, KRJOGJA.com – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak menduga penyakit komorbid jadi salah satu faktor yang bikin kasus kematian karena covid-19 atau corona di Jawa Timur tinggi.

“Angka kematian di Jatim tinggi sekali, bukan hanya tinggi. Bukan hanya kasus positif, tapi kematian. Yang kami khawatirkan banyak pasien komorbid,” tuturnya.

Karena itu, ia menilai warga yang memiliki penyakit komorbid dan rentan terhadap corona harus diberikan pengawasan khusus. Ia pun menyatakan hampir semua daerah di Jatim sudah memiliki data warganya yang memiliki penyakit komorbid dari BPJS Kesehatan. Ini dilakukan untuk memetakan warga yang rentan terpapar.

Data tersebut akan membantu pemerintah daerah setempat memonitor keadaan warga dengan penyakit komorbid, dan merekomendasikan agar kegiatannya bisa meminimalisir penyebaran corona.

“Kami tanya kerja apa, di tempat (yang punya) risiko enggak. Kalau iya kita advokasi supaya mereka enggak kerja dulu. Ini penting karena kalau punya komorbid atau lansia harus diawasi,” jelasnnya.

Hanya tinggal satu kabupaten atau kota, kata Emil, yang belum memiliki data jejak kesehatan warganya dari BPJS. Namun ia enggan menyebut spesifik daerah tersebut. (*)

BERITA REKOMENDASI