Kompetensi Picu Pengangguran di Banten Tinggi

BANTEN, KRJIGJA,com -Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Banten, Al Hamidi mengatakan, Provinsi Banten merupakan daerah ke empat terbesar di Indonesia yang angka penganggurannya tinggi, setelah Kalimantan timur, Jawa Barat, dan Maluku.

"Tingginya angka pengangguran itu tak sebanding dengan jumlah perusahaan. Padahal jumlah perusahaan di Banten yang tercatat secara resmi sebanyak 14.327 perusahaan. Semua itu terdiri dari perusahaan besar, sedang, dan kecil,” jelas Hamidi saat menerima peserta Press Tour Kementerian Tenaga Kerja di, Banten, Minggu (23/07/2017)

Hamidi dalam hal ini tidak mengingkarinya, mengingat dari jumlah yang sudah ada tak menutup kemungkinan untuk terus bertambah. Sekarang saja perusahaan yang berada di Banten di antarsnya  semen, gas, kabel, baja dan lainnya.

Pertanyaannya mengapa angka pengangguran tetap tunggi? "Ini karena angka kompetensi dan tingkat pendidikan masyarakat Banten yang masih rendah," tegas Hamidi. Terkait hal ini ia mengungkapkan, penfangfursn di Banten 7,55 persen dari total jumlah penduduk yakni 11 juta. 
Idealnya, angka pengangguran dapat ditekan. "Tapi, pendidikan formal yang dicapai masyarakat Banten belum mampu menjawab tantangan pasar kerja," tandasnya. (Ful)

BERITA REKOMENDASI