Konsep Berbangsa Harus Sesuai Karakter Bangsa Itu Sendiri

Oleh sebab itu, ia mengajak semua masyarakat agar jangan mau dipecah belah hanya karena melihat ada berbagai model berbangsa di negara lain. Sebab, hal itu belum tentu sama atau cocok dengan Indonesia yang pluralisme.

Ia mengatakan, mulai dari berdirinya Indonesia, para kiai, ulama atau tokoh-tokoh bangsa sudah membahas apa yang paling cocok dengan nusantara.

Oleh karena itu, bila ada yang meragukan dan bertanya apakah kondisi saat ini telah sesuai dengan keagamaan masing-masing, maka jawabannya sudah, kata dia.

Menurut Waketum MUI ini, bila dalam perjalanannya terdapat kekurangan atau kekeliruan maka tugas masyarakat ialah meluruskannya.(*)

BERITA REKOMENDASI