Konsumen Sering Konsumsi Produk Siap Santap di Luar Rumah

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Gaya hidup konsumen urban Indonesia menunjukkan perubahan yang signifikan sehingga banyak menghabiskan waktu di luar rumah. Gaya hidup ini juga memberikan perubahan terhadap perilaku konsumen dalam mengalokasikan pengeluaran mereka, terutama untuk produk-produk siap santap (Ready to Eat atau RTE) dan minuman dalam kemasan (Ready to Drink atau RTD). 

Data dari Kantar Worldpanel Indonesia menunjukkan, konsumen lebih sering mengkonsumsi produk siap santap di luar rumah di bandingkan di dalam rumah. "Pertumbuhan konsumsi di luar rumah mencapai dua kali lipat lebih besar," kata  Venu Madhav, General Manager Kantar Worldpanel Indonesia di Jakarta, Rabu (27/12/2017).

Ia menyebutkan,  beberapa produk siap santap yang pada umumnya dikonsumsi di dalam rumah, mampu tumbuh tiga kali lebih tinggi ketika dikonsumsi di luar rumah. Selain itu, Kantar Worldpanel juga memantau adanya kenaikkan konsumsi di luar rumah pada kategori produk yang pada level konsumsi dalam rumah kategori tersebut cenderung menunjukkan performa yang stagnan, bahkan menurun. 

Perkembangan ini dipantau Kantar Worldpanel secara berkesinambungan, hasilnya menunjukkan bahwa produk siap santap memiliki kesempatan yang lebih besar untuk dikonsumsi di luar rumah dibandingkan dengan konsumsi di dalam rumah dengan kontribusi sebesar 61% dari total pangsa pasar dan diperkirakan akan terus meningkat. 

“Kategori minuman jus dalam kemasan menunjukkan penurunan bisnis pada level konsumsi dalam rumah, namun kategori ini masih berhasil tumbuh pada konsumsi luar rumah, didorong oleh kenaikan frekuensi pembelian.”, tutur Venu. 

Kunci keberhasilan memenangkan pangsa pasar konsumsi luar rumah terletak pada frekuensi pembelian, terutama untuk kategori-kategori dengan tingkat penetrasi yang mendekati 100%. “Mengambil contoh produk minuman dalam kemasan, frekuensi pada pasar in-home terus mengalami penurunan yang berimbas pada turunnya performa bisnis dari segi volume. Di sisi lain, frekuensi konsumsi di luar rumah untuk produk minuman dalam kemasan tetap meningkat," kata Andi Siswanto, Account Director Kantar Worldpanel Indonesia.  

Untuk memaksimalkan tren ini, jelasnya, para produsen perlu memperluas dan masuk dalam momen kesempatan, karena terlihat masih banyak peluang dalam pasar out-of-home di Indonesia. Sudah pasti, kesempatan hadir dengan tantangan. "Semakin banyak waktu yang dihabiskan di luar rumah akan tetap menjadi faktor utama yang mendukung potensi pasar out-of-home," tutur Andi Siswanto. (Ful)

BERITA REKOMENDASI