Korsel Konsisten Gunakan AstraZeneca

Editor: Ivan Aditya

KORSEL, KRJOGJA.com – Pemerintah Korea Selatan akan melanjutkan vaksinasi virus corona (Covid-19) menggunakan vaksin AstraZeneca hanya untuk penduduk berusia 30 tahun ke atas. Korea Selatan menangguhkan penggunaan vaksin AstraZeneca pada 7 April lalu kepada orang-orang yang berusia 60 tahun, lantaran efek samping kasus pembekuan darah di sejumlah negara.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komite Penasihat Praktik Imunisasi Korea Selatan, Cha Eun-hwa, dalam jumpa pers. “Manfaatnya tidak sebesar untuk mereka yang berusia di bawah 30 tahun, jadi kami tidak akan merekomendasikan vaksin AstraZeneca untuk mereka,” kata Eun-hwa pada pekan lalu.

Lebih lanjut Eun-hwa menjelaskan tiga orang yang divaksinasi di Korea Selatan dilaporkan mengalami penggumpalan darah, satu kasus di antaranya terkait dengan vaksin AstraZeneca. Menurut Eun-hwa, kasus itu merupakan jenis pembekuan darah yang dianggap tidak terlampau fatal, ketimbang jenis kasus yang ditemukan oleh Badan Pengawas Obat-obatan Uni Eropa.

Eun-hwa risiko virus korona jauh lebih buruk daripada kemungkinan efek samping yang jarang terjadi. Ia juga menambahkan cara terbaik untuk mengakhiri pandemi adalah dengan memvaksinasi semua orang.

Menurut hasil telaah Universitas Cambridge, rasio manfaat terhadap vaksin AstraZeneca meningkat pada orang tua, sebab risiko efek samping yang serius akibat vaksinasi menurun. (*)

BERITA REKOMENDASI