Kota Bogor Luncurkan Batik ASN

BOGOR, KRJOGJA.com–Batik merupakan salah satu identitas dari budaya bangsa Indonesia yang hingga kini masih bertahan bahkan semakin berkembang. Kota Bogor, adalah salah satu dari sejumlah kota di tanah air yang juga mempunyai batik khas unggulannya. 

Bertempat di Mal Botani Square, Pemerintah Kota Bogor menggelar peluncuran batik ASN (Aparatur Sipil Negara) yang juga bersamaan dengan peresmian logo 100% Bogor Pisan. Ini merupakan pertama kalinya dalam sejarah, Kota Bogor secara resmi memiliki batik ASN. 

"Ini merupakan tahap awal, dimulai dari seluruh Kepala Dinas, Pimpinan OPD dan berikutnya akan disusul oleh seluruh ASN di Pemkot Bogor," ujar Walikota Bogor, Bima Arya saat acara peluncuran Batik ASN, Sabtu (22/06/2019).

Dijelaskan Bima Arya, motif batik yang dipilih pun mewakili ikon-ikon Kota Bogor seperti kujang, uncal atau kijang, bunga bangkai, sungai Cisadane, Kebun Raya Bogor, hingga Gunung Salak. "Pemilihan warna biru dan hitam ini pun sebagai cerminan bahwa ASN berwibawa dan siap melayani warganya," tambahnya.

Bima Arya berharap, melalui peluncuran logo 100% Bogor Pisan dan batik ASN ini bisa untuk terus meningkatkan serta mendongkrak daya saing produk lokal Kota Bogor. "Tentunya ini akan berdampak terhadap peningkatan perekonomian IKM Kota Bogor, sehingga dibutuhkan juga dukungan dari masyarakat untuk mencintai dan menggunakan produk lokal Kota Bogor," katanya.

Acara peluncuran batik ASN turut menampilkan peragaan busana dari tiga pengrajin yaitu Batik Tradisiku, Batik Handayani Geulis dan Batik Pancawati yang diperagakan oleh Mojang Jajaka Kota Bogor dan dikelola oleh Next Step Fashion Consultant. 

“Terima kasih kepada Pemkot Bogor karena telah mempercayakan fashion show nya kepada kami. Ini menjadi suatu kehormatan bagi kami karena bisa menjadi bagian dalam salah satu momen bersejarah Kota Bogor," ujar Vadiel Mekha, founder Next Step.

Pria lulusan London School of Public Relations itu menambahkan, Kota Bogor memiliki banyak sekali potensi dalam bidang kesenian, khususnya fashion. "Insya Allah berkat dukungan dari Pemkot Bogor melalui Disperindag dan Dekranasda, kami yakin batik Bogor akan semakin berkembang dan bisa go-national atau bahkan go-international," katanya.

Peragaan busana kali ini menampilkan sebanyak total 36 look berupa batik kekinian yang bisa dipakai untuk kegiatan sehari-hari, tentunya dengan mengedepankan motif khas Kota Bogor. 
Sementara itu, untuk pembuatan batik ASN akan turut melibatkan enam pengrajin binaan Kota Bogor melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) yang diketuai oleh Yane Ardian Bima Arya. Keenam pengrajin tersebut adalah Batik Tradisiku, Batik Handayani Geulis, Batik Pancawati, Batik Paniisan, Batik Mago dan Batik Indira. (Imd).

BERITA REKOMENDASI