Kota Yogyakarta Pemenang Pilar III IRSA 2018

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kota Yogyakarta menjadi pemenang  pada pilar  III  dengan kendaraan yang berselamatan ( safer vihicle) pada  lndonesia Road Safety Award (IRSA) 2018 untuk kategori kota dengan tingkat kepadatan penduduk tinggi.

Sementara dalam kategori ini Bandung sebagai pemenang utama. Kemudian  kota Banjarmasin  merupakan pemenang  pilar I, kemudian pemenang pada pilar III adalah Bandung dan pemenang pada pilar IV  adalah kota Bogor.

Dalam IRSA kali ini yang di nilai berdasarkan 5 pilar yakni  manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, periIaku pengguna jalan yang berkesalamatan dan penanganan pra dan pasca kecelakaan.

"Penilai IRSA mengacu pada 5 pilar keselamatan yang tertuang dalam Rancangan umum nasional keselamatan jalan ( RUNK),” kata Chief Executive Adira Insurance, Julian Noor, pada acara penyerahan IRSA 2018, di Jakarta, Kamis (13/12).

Sementara kota Semarang mendapatkan 5 penghargaan yakni penghargaan utama dan dua penghargaan khusus. Adapun untuk penghargaan utama untuk kategori sebagai  kota excelent city. Sedangkan dua penghargaan khusus yakni sebagai kota terbaik dalam kategori upaya meningkatkan jumlah penggunaan  angkutan umum . Serta kota terbaik untuk penerapan konsep smart city pada program keselamatan jalan.

Dua penghargaan lainnya yakni, pemenang pilar 4 yakni perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan (safer user)  dan pemenang pada pilar ke 5 yakni penanganan pra dan pasca kecelakaan (pre and post crash response)
Dikatakan,  pada tahun 2018, tercatat sebanyak 137 kota dan kabupaten yang ikut serta dalam IRSA 2018. Dari 137 peserta, terpilih 23 kota dan kabupaten fmalis IRSA 2018. 

Ke 23 finalis terpilih, berdasarkan data-data keselamatan jalan seperti jumlah penduduk, Iuas wilayah, jumlah kecelakaan, jumlah fatalitas kecelakaan, dan data pendukung lainnya melalui tahap shortlisting. Telah dilakukan tahap observasi lapangan dan survei kepuasan pengguna ‘jalan terhadap 23 finalis IRSA 2018, yang bertujuan untuk Setelah survei dan observasi dilakukan, selanjutnya adalah penjurian dan sharing session. Yang membedakan dengan tahun sebelumnya, penjurian dan sharing session diadakan di Kota Surabaya pada Oktober lalu. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI