KPK Hadirkan Dua Ahli Hukum Pidana

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan dua ahli hukum pidana dalam sidang praperadilan Ketua DPR Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka korupsi pengadaan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Mereka adalah Komariah Emong dan Mahmud Mulyadi.

Komarian merupakan guru besar tetap Universitas Padjadjaran non pegawai negeri sipil (PNS). Ia pernah menjadi hakim agung pada Agustus 2007 sampai Juli 2013.

Sepanjang kariernya, Komariah fokus terhadap kasus ketidaksetaraan antara laki-laki dengan perempuan dalam hubungan. Ia juga menyoroti hakim-hakim peradilan dalam beberapa kasus.

Sementara Mahmud merupakan staf pengajar hukum pidana di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara, Medan. Ia juga merupakan anggota komunitas akademisi hukum pidana.

Mahmud merupakan akademisi hukum yang aktif dalam diskusi, ia sempat menghadiri Simposium Nasional dan Pelatihan Hukum Pidana dan Kriminologi III tahun 2016. Ia juga dikenal sebagai akademisi hukum bergaya nyentrik lantaran memiliki rambut jambul. (*)

BERITA REKOMENDASI