KPK Panggil Adik Nazaruddin

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Muhajidin Nur Hasim terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk IND (orang kepercayaan Bowo Sidik di PT Inersia, Indung)," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Diketahui, Muhajidin merupakan adik dari terpidana perkara korupsi Wisma Atlet dan Pencucian Uang M Nazaruddin. Ia sempat dipanggil pada 5 Juli 2019 silam. Namun, ia tidak memenuhi pemanggilan tersebut. KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan pada 15 Juli.

Dia diperiksa untuk melengkapi berkas pemeriksaan Indung. Dari Muhajidin, komisi antirasuah hendak menelisik sumber gratifikasi yang diterima oleh Bowo Sidik Pangarso.

KPK sebelumnya mengultimatum Muhajidin dan dua saudaranya, Nazarudin dan anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Demokrat M. Nasir karena mangkir. Muhajidin sendiri sudah dipanggil untuk diperiksa pada 5 Juli.

Nasir sempat diperiksa tim penyidik pada Senin (01/07/2019) lalu. Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Nasir soal aliran dana gratifikasi yang diduga diterima Bowo. KPK memastikan akan memanggil dan memeriksa kembali Nasir yang ruangannya telah digeledah tim penyidik.

Nazaruddin sendiri dijadwalkan diperiksa penyidik pada Selasa (09/07/2019) lalu. Terpidana perkara korupsi Wisma Atlet dan Pencucian Uang itu sedianya diperiksa di Lapas Sukamiskin, Bandung. Namun, pemeriksaan tak dilakukan lantaran pemilik Permai Group itu mengeluh sakit. (*)

KPK

BERITA REKOMENDASI