KPK Perpanjang Masa Penahanan Rudi Erawan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – KPK memperpanjang masa penahanan Bupati Halmahera Timur, Rudi Erawan. Ia merupakan tersangka suap dan gratifikasi proyek jalan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Maluku dan Maluku Utara.

Rudi pertama kali ditahan KPK usai menjalani pemeriksaan pada 12 Februari 2018. Saat itu, penahanan dilakukan selama 20 hari ke depan.

Kemudian masa penahanan Rudi diperpanjang dari 4 Maret 2018 sampai 12 April 2018. Selanjutnya pada 13 April 2018 masa penahanan Rudi kembali diperpanjang selama 30 hari, tepatnya sampai 12 Mei 2018.

"Hari ini dilakukan perpanjangan penahanan selama 30 hari dimulai tanggal 11 mei 2018 sampai dengan 12 Juni 2018 untuk tersangka RE," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

Dalam kasus ini, Rudi diduga menerima suap sebesar Rp6,3 miliar dari sejumlah kontraktor untuk memuluskan proyek jalan di Maluku dan Maluku Utara. (*)

KPK

BERITA REKOMENDASI