KPK Pertimbangkan Banding Vonis Romi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pertimbangkan banding atas vonis yang dijatuhkan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi kepada Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuzy atau Romi.

"Terkait dengan putusan itu. Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah bilang akan pikir-pikir. Kita nanti akan mempelajari putusan dari hakim dan pertimbangan-pertimbangannya, untuk menentukan banding atau tidak," kata Pelaksanatugas juru bicara  KPK, Ali Fikri.

Romi divonis dua tahun penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan dalam kasus suap di lingkungan Kementerian Agama. Menurut Ali Fikri, salah satu putusan hakim yang menarik untuk dikaji adalah tuntutan dari JPU yang tidak dikabulkan yakni pencabutan hak politik Romi selama 5 tahun usai menjalani pidana pokok.

"Majelis hakim punya dasar tidak dikabulkannya tuntutan itu, yakni dari putusan Mahkamah Konstitusi 2019, ini pertama kali hakim menggunakan pertimbangan mahkamah konstitusi tersebut, menarik karena keputusan terdahulu, kita selalu dikabulkan, karena memang belum ada putusan mahkamah konstitusi," ujar dia.

Romi divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi akibat kasus suap beli jabatan di Kementerian Agama. "Menjatuhkan pidana dengan pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan," ucap Hakim Ketua Fahzal Hendri. (*)

BERITA REKOMENDASI