KPK Siapkan Dua Jawaban Pansus Angket

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – KPK menyiapkan dua versi jawaban merespons surat Panitia Khusus atau Pansus Angket KPK. Jawaban berupa surat itu menjawab permintaan pansus agar tersangka kasus korupsi proyek pengadaan KTP elektronik atau e-KTP tahun anggaran 2011-2012 dihadirkan dalam sidang angket pada Senin 19 Juni 2016 mendatang.

Lembaga antirasuah tersebut akan menyampaikan tindakan atau respons kepada DPR dengan mengirimkan surat, paling lambat pada Senin. Surat jawaban yang akan disampaikan kepada Pansus akan mempertimbangan aspek hukum dan perundang-undangan yang berlaku. Tolak ukur utama adalah tidak mencampuradukkan persoalan hukum dan persoalan politik.

Bukti penerimaan pengiriman surat sudah diterima KPK pada Kamis 15 Juni 2017 oleh bagian Tata Persuratan. Surat dari Pansus Angket KPK DPR RI tersebut ditandatangani oleh Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon. Dengan nomor surat PW/10403/DPR RI/VI/2017. Perihal permintaan menghadirkan Miryam S Haryani, pada Senin 19 Juni 2017 pukul 14.00 WIB yang ditujukan kepada Ketua KPK.

Isinya, berkaitan dengan pemanggilan Miryam, tersangka pemberian keterangan palsu di sidang e-KTP, untuk hadir di Pansus. Miryam dipanggil Pansus untuk dimintai klarifikasi terkait surat ke Pansus Angket KPK pada Rabu 7 Juni 2017 mengenai bantahan ditekan anggota Komisi III DPR.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang membenarkan bahwa KPK sudah menerima surat dari Pansus Angket. Dia mengatakan, KPK pun serius menyiapkan dua versi jawaban berupa surat guna menjawab permintaan DPR. (*)

KPK

BERITA REKOMENDASI