Kualitas Guru Pengaruhi Loss Learning di Indonesia

JAKARTA, KRJOGJA.com – Pengamat pendidikan, Indra Charismiadji, di Jakarta menjelaskan “Loss learning” terjadi bukan karena tidak ada tatap muka di sekolah , tetapi memang masalah ada pada kualitas guru.

Menurutnya, peksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dapat menyebabkan loss of learning tidak dapat dibenarkan. Pasalnya, dampak negatif pembelajaran siswa selama ini sebetulnya sudah muncul sebelum pandemi Covid-19.

“Loss of learning itu sudah ada di bangsa ini sebelum adanya pandemi. Bedanya, sekarang ini kelihatan. Orang tua yang selama ini tidak melihat anak belajar di sekolah, jadi melihat ketika mendampingi anak di rumah,” kata Indra.

BERITA REKOMENDASI